Jangan Disepelekan, Ini Penyebab Vertigo dan Cara Tepat untuk Mengatasinya

Apakah kamu pernah merasa tiba-tiba pusing dan merasa benda di sekeliling kamu berputar, padahal sedang tidak terjadi apa-apa? Kalau kamu pernah mengalaminya, maka kamu perlu waspada karena bisa jadi itu adalah salah gejala yang menjadi penyebab vertigo. Gejala vertigo bisa ringan dan tidak mengganggu aktivitas. Namun, ada juga beberapa orang yang bisa mengalami gejala vertigo cukup parah hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.
Vertigo sendiri merupakan sebuah gejala dimana diri sendiri atau sekeliling terasa sedang berputar dan terjadi secara tiba-tiba. Saat vertigo menyerang, hal yang dirasakan bisa bermacam-macam, seperti pusing ringan dan muncul secara berkala. Jika serangan vertigo sudah cukup parah, biasanya terjadi dalam durasi yang cukup lama dan bisa berlangsung selama berhari-hari, sehingga penderitanya tidak bisa beraktivitas secara normal. Oleh karena itu, jangan pernah menyepelekannya, inilah beberapa penyebab vertigo dan cara yang tepat untuk mengatasinya.

Penyebab vertigo yang wajib kamu waspadai

http://blog.sayurbox.com/wp-content/uploads/2020/08/pexels-andrea-piacquadio-3808016-595x401.jpg
Penyebab Vertigo dan Cara Tepat untuk Mengatasinya. (Foto: Pixabay)
Berbagai kondisi dapat menyebabkan seseorang mengalami vertigo. Namun, menurut Kementerian Kesehatan, secara garis besar, penyebab vertigo umumnya dikarenakan oleh adanya gangguan pada telinga bagian dalam, sehingga memicu masalah mekanisme keseimbangan tubuh. Selain itu, ada beberapa penyebab vertigo lainnya, seperti:
·
Migrain atau sakit kepala yang tidak tertahankan.
·
Perubahan posisi kepala tertentu.
·
Trauma atau luka pada bagian kepala dan leher.
·
Stroke, menghindari gerakan kepala secara tiba-tiba agar tidak terjatuh.
·
Gangguan pada otak, misalnya tumor.
Penyebab vertigo terbagi menjadi beberapa jenis. Dua jenis vertigo berdasarkan penyebabnya yaitu vertigo periferal dan vertigo central.
Lima penyebab vertigo di atas masuk ke dalam jenis vertigo central, yakni kondisi yang dipicu oleh cerebellum atau otak kecil. Sedangkan beberapa penyebab vertigo lainnya yaitu vertigo periferal umumnya ditimbulkan akibat sebuah gangguan yang terjadi pada telinga bagian dalam. Contohnya adalah sebagai berikut.

1. Labirinitis

Penyebab vertigo yang satu ini terjadi karena adanya infeksi yang menyebabkan peradangan pada labirin telinga bagian dalam, tepatnya di dalam area saraf vestibulocochlear. Saraf ini mengirimkan informasi ke otak tentang gerakan kepala, posisi, dan suara. Selain pusing dengan vertigo, orang dengan labirinitis juga bisa mengalami gangguan pendengaran, sakit kepala, sakit telinga, dan perubahan penglihatan.

2. Neuritis vestibular

Penyebab vertigo juga bisa disebabkan oleh infeksi pada saraf vestibular yang disebut juga dengan neuritis vestibular. Kondisi seperti ini mirip dengan labirinitis, tetapi tidak memengaruhi pendengaran seseorang. Neuritis vestibular bisa menyebabkan vertigo yang juga dapat membuat penglihatan menjadi kabur serta mual yang cukup parah.

3. Cholesteatoma

Penyebab vertigo selanjutnya yaitu cholesteatoma. Cholesteatoma merupakan pertumbuhan kulit non-kanker yang berkembang di telinga tengah (biasanya terjadi karena infeksi berulang). Saat tumbuh di belakang gendang telinga, kondisi ini bisa merusak struktur tulang telinga tengah, yang menyebabkan gangguan pendengaran dan pusing atau sakit kepala yang berlebih.

4. Penyakit meniere

Penyakit meniere menyebabkan terjadinya penumpukan cairan di telinga bagian dalam, yang selanjutnya dapat menyebabkan serangan vertigo dengan dering di telinga dan gangguan pendengaran pada penderitanya. Kondisi ini rentan terjadi pada orang-orang dengan usia 40 sampai 60 tahun.

5. BPPV (benign paroxysmal positional vertigo)

Penyebab vertigo dengan kondisi BPPV lebih sering terjadi pada seseorang yang menjalani operasi telinga, sedang dalam tahap pemulihan suatu penyakit, atau sedang mengalami infeksi telinga. BPPV ditimbulkan dari vestibular telinga yang terganggu dan perubahan gerakan dan posisi kepala secara tiba-tiba.
Saat gerakan kepala terjadi secara tiba-tiba, kristal akan masuk pada bagian dalam telinga yang terdapat cairan keseimbangan. Di sinilah awal mula rasa berputar-putar pada kepala seolah-olah sedang melayang.

6. Fistula perilymphatic

Penyebab vertigo selanjutnya yaitu fistula perilymphatic. Kondisi ini terjadi karena cairan telinga bagian dalam bocor ke telinga tengah akibat adanya robekan pada salah satu dari dua membran antara telinga tengah dan telinga bagian dalam, sehingga menyebabkan munculnya serangan vertigo.

7. Neuroma akustik

Neuroma akustik juga adalah salah satu penyebab vertigo dan merupakan pertumbuhan jinak yang berkembang pada saraf vestibulocochlear dekat telinga bagian dalam. Kondisi ini rentan menyebabkan terjadinya serangan vertigo.

Cara yang tepat untuk mengobati dan mencegah terjadinya vertigo

Penanganan vertigo bisa dilakukan tergantung dari penyakit yang menimbulkan serangan vertigo tersebut datang. Beberapa kasus vertigo bisa sembuh tanpa pengobatan, dikarenakan otak telah berhasil beradaptasi dengan perubahan pada telinga bagian dalam. Sedangkan, beberapa kasus vertigo yang harus ditangani oleh dokter adalah yang disebabkan oleh obat-obatan maupun BPPV (benign paroxysmal positional vertigo).
Penanganan vertigo juga bisa dilakukan saat berada di rumah selama gejala masih belum terlalu parah. Pengobatan di rumah bisa dilakukan dengan pijatan ringan di sekitar area kepala, minum teh jahe, mengonsumsi kacang almond, minum campuran cuka apel dengan madu, serta minum air putih yang cukup agar tubuh tidak dehidrasi dan untuk memperlancar peredaran darah.
Untuk mencegah serangan vertigo, berikut ini adalah beberapa cara yang tepat untuk mengurangi atau mencegah gejala-gejala vertigo yang muncul.
·
Menghindari gerakan secara tiba-tiba agar tidak terjatuh.
·
Segera duduk jika terserang vertigo.
·
Saat tidur, gunakan beberapa bantal agar posisi kepala menjadi lebih tinggi.
·
Gerakkan kepala secara perlahan-lahan.
·
Hindari gerakan kepala mendongak, berjongkok, atau tubuh membungkuk.
Terakhir, kenali penyebab vertigo yang mungkin muncul secara tiba-tiba agar dapat menurunkan frekuensi kambuhnya vertigo. Bagi kamu yang juga mengidap penyakit meniere, sebaiknya batasi mengonsumsi garam dalam menu makanan sehari-hari dan menjaga pola makan agar tetap sehat dan bernutrisi. Temukan bahan-bahan untuk membuat makanan sehat tersebut di Sayurbox.
. Semoga bermanfaat!
http://blog.sayurbox.com/wp-content/uploads/2020/08/Banner-Blog-595x335-595x335.jpg
(Siti Kamilla)
Ikuti Kami
Download Sayurbox App
Google Play
App Store
Copyright © 2022, Sayurbox