Ini 7 Fakta Mengenai Plant Based Diet yang Wajib Kamu Tahu

Menjalani program diet yang sukses tentu tidak hanya rutin berolahraga, tapi juga harus didukung dengan pola makan yang sehat. Salah satu program diet yang cukup populer saat ini yaitu plant based diet. Pada dasarnya, diet ini memfokuskan asupan makanan pada produk nabati atau tumbuhan saja, seperti sayuran, buah-buahan, biji-bijian, kacang-kacangan, dan polong-polongan. Lalu, apa bedanya dengan vegetarian? Meskipun keduanya terdengar sama, namun fokus plant based diet bukan menghindari makan hewani, melainkan lebih mengutamakan asupan nabati. Bahkan, terkadang orang yang menjalani plant based diet juga memasukkan beberapa produk hewani dalam menu makanannya, seperti daging, ikan, atau susu. Meski begitu, jumlah porsinya tergolong kecil dan tidak rutin. Untuk kamu yang masih awam dan ingin tahu lebih lanjut tentang diet ini, berikut ini adalah tujuh fakta mengenai plant based diet yang wajib kamu tahu.

Fakta mengenai plant based diet yang wajib kamu tahu

http://blog.sayurbox.com/wp-content/uploads/2020/10/pexels-daria-shevtsova-4117550-595x397.jpg
Fakta Mengenai Plant Based Diet yang Wajib Kamu Tahu. (Foto: Pexels)
Ingin tahu lebih banyak mengenai plant based diet? Berikut ini adalah deretan fakta seputar plant based diet yang wajib kamu ketahui.

1. Efektif menurunkan berat badan

Konsumsi daging yang berlebihan tentu berpotensi memicu masalah berat badan atau obesitas. Beberapa penelitian yang dilakukan menunjukkan jika plant based diet bisa membantu menurunkan berat badan dengan hasil yang cukup memuaskan.
Hal ini tidak lain karena asupan serat dari sayuran, buah-buahan, ataupun produk nabati lainnya yang bisa menjaga sistem pencernaan dengan baik. Dari 12 studi yang dilakukan dengan 1100 orang partisipan menunjukkan jika plant based diet sukses menurunkan berat badan hingga 2 kg hanya dalam 18 minggu saja. Bahkan, diet ini cukup aman meskipun dilakukan dalam jangka waktu yang panjang.

2. Menurunkan risiko penyakit jantung

Penelitian lain yang saat itu melibatkan 200 ribu orang partisipan juga menunjukkan hasil yang positif dalam hal menekan risiko penyakit jantung. Partisipan yang mampu menjaga pola makan sayur, buah, biji-bijian, kacang-kacangan, dan polong-polongan dengan baik, memiliki tingkat risiko yang rendah terhadap penyakit jantung.
Journal of American Heart Association yang diterbitkan tahun 2019 lalu juga menunjukkan hasil yang sama, khususnya pada orang usia paruh baya. Di mana, mereka yang tetap menjaga pola makan terhadap produk nabati dan membatasi asupan makanan dari produk hewani memiliki serangan risiko jantung yang rendah.

3. Mencegah penurunan fungsi kognitif

Studi lainnya juga menyatakan jika rutin mengonsumsi sayur dan buah bisa membantu memperlambat dan mencegah penurunan fungsi kognitif hingga 20% sehingga bisa terhindar dari risiko Alzheimer saat lansia nanti.

4. Mengatur kadar gula dan mengurangi risiko diabetes

Bagi kamu yang memiliki masalah gula darah atau ingin memproteksi diri dari risiko diabetes, menjalani plant based diet bisa menjadi solusinya.
Pasalnya, asupan yang bersumber dari berbagai jenis nabati seperti sayur dan buah bisa membantu mengontrol gula darah dan menekan risiko diabetes. Bahkan, bisa juga menurunkan risiko diabetes tipe 2 hingga 50%. Di sisi lain, diet ini juga sangat efektif dalam mengontrol gula darah pada penderita diabetes.
Ingin mencoba menerapkan plant based diet ini? Kamu bisa membeli berbagai bahan makanan plant based diet di Sayurbox. Yuk, cek produknya sekarang!

5. Mengurangi risiko kanker gastrointestinal dan kolorektal

Tak hanya jantung, plant based diet juga bisa menekan beberapa risiko kanker. Sebuah penelitian yang dilakukan dengan melibatkan 69 ribu orang koresponden menunjukkan beberapa hasil, seperti terhindar dari risiko kanker gastrointestinal yang diakibatkan mengonsumsi telur dan susu, serta menekan risiko kanker kolorektal hingga 22%.

6. Aman dilakukan oleh semua kalangan

Sebuah organisasi profesional yang terdiri dari beberapa ahli gizi mengatakan jika plant based diet aman dilakukan semua kalangan, baik usia muda maupun dewasa. Bahkan, wanita yang sedang menjalani masa hamil juga boleh melakukannya. Meski begitu, tetap harus mendapatkan persetujuan dari dokter terkait.

7. Banyak atlet yang sukses mengadopsi pola diet ini

Beberapa atlet maupun organisasi klub dari berbagai lintas olahraga mungkin khawatir jika atlet mereka yang menjalani plant based diet bisa mengalami gizi buruk sehingga bisa mengganggu stamina dan kesehatan mereka saat perlombaan nanti.
Namun, apakah hal itu terbukti? Jawabannya adalah tidak. Meski atlet tidak mendapat asupan dari produk hewani, namun dengan bimbingan yang tepat, asupan yang biasa mereka dapatkan dari produk hewani bisa tetap tersuplai dari berbagai sumber makanan nabati.
Beberapa contoh atlet tersebut adalah Venus Williams yang merupakan atlet tenis dan Kendrick Farris atlet di bidang angkat besi. Kedua atlet tersebut sukses menunjukkan performa terbaik mereka dalam beberapa pertandingannya meskipun mereka sedang menjalani plant based diet. Atlet sprinter bernama Morgan Mitchell pun sukses dalam pergelaran Rio Olympics 2016 saat itu meskipun sedang menjalani diet ini.
Itulah tujuh fakta mengenai plant based diet yang wajib kamu tahu. Fokus utama dari plant based diet adalah mengganti asupan penting yang biasa terdapat dari produk hewani dengan sumber nabati yang dikenal lebih sehat. Nah, bagaimana menurut kamu tentang diet ini? Tertarik untuk mencobanya? Penuhi asupan makanan bergizi kamu untuk menjalani plant based diet di Sayurbox. Cek produknya sekarang juga, ya!
(Siti Kamilla)