Hampir Serupa, Ternyata Ini 5 Perbedaan Ketan dan Beras

Sering salah membedakan antara ketan dan beras? Keduanya memang hampir serupa, tapi ternyata memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Beberapa orang mungkin sudah mengetahui perbedaannya, namun bagi sebagian orang yang awam, sulit melihat perbedaan ketan dan beras, apalagi memiliki warna yang sama. Daripada bingung, yuk, cari tahu ini 5 perbedaan ketan dan beras.
Beras merupakan makanan yang wajib ada di dapur Indonesia, beberapa orang merasa makan tidak lengkap tanpa nasi. Namun, ketan juga sudah menjadi makanan pokok di beberapa daerah. Penggunaan ketan walaupun tidak sesering beras, namun memiliki tempat tersendiri di dapur Indonesia.

Ini perbedaan ketan dan beras yang wajib kamu ketahui

1. Berbedanya tempat tumbuh

Kalau biasanya kita melihat padi tumbuh di sawah yang basah, berbeda halnya dengan ketan. Ketan cenderung tumbuh subur di tempat dengan kadar air yang rendah, hal ini juga mempengaruhi saat dimasak nanti, ketan membutuhkan sedikit air dibandingkan beras pada umumnya. Jika ketan menggunakan air yang terlalu banyak akan menghasilkan ketan yang lebih lembek. Sedangkan beras jika dimasak dengan air yang sedikit akan membuat beras jadi tidak matang.

2. Berbedanya Cara Menghidangkan

Ketan lebih sering dijadikan olahan makanan manis. Ini karena ketan menghasilkan rasa yang cukup manis. Di beberapa tempat seperti Thailand terkenal akan mango sticky rice, di Indonesia pun makanan ini cukup populer. Sedangkan beras cenderung digunakan untuk olahan makanan gurih seperti nasi goreng, ataupun nasi liwet. Di Indonesia jarang ditemukan olahan nasi menggunakan rasa manis, sedangkan ketan sangat lazim untuk dijadikan olahan makanan manis.
http://blog.sayurbox.com/wp-content/uploads/2020/02/sayurbox-perbedaan-ketan-dan-beras-4-pexels-595x335.jpg
Sumber Gambar : Pexels
Mengonsumsi ketan maupun beras dan bagaimana cara diolahnya sesuai selera masing-masing. Beberapa masakan populer dari ketan selain mango sticky rice adalah ketan srikaya, durian ketan, dan ketan dengan fla beraneka rasa. Sedangkan olahan nasi yang cukup populer di Indonesia diantaranya nasi goreng, nasi liwet, nasi bakar, nasi jeruk sampai nasi lemak.

3. Waktu Memasak Yang Berbeda

Beras sudah cukup lazim untuk diketahui waktu memasak seperti apa. Bahkan beberapa teknologi sudah memudahkan kita untuk mengolah beras secara cepat dan instan. Pada dasarnya beras memang lebih cepat untuk diolah, antara 20 – 30 menit saja beras sudah berubah menjadi nasi dan sudah dapat dikonsumsi.
Sedangkan ketan membutuhkan waktu lebih lama untuk diolah. Beberapa orang mengalami kesulitan dalam mengolah ketan karena jika salah waktu dan takaran air maka menghasilkan ketan yang lembek dan tidak lembut. Oleh karena itu memasak ketan membutuhkan teknik yang khusus, yang belum tentu dikuasai semua orang. Sedangkan untuk memasak beras menjadi nasi sangat gampang kan?
Kalau sudah mengenal 3 perbedaan ketan dan beras yang sudah disebutkan, berarti sudah tau kan ingin mengonsumsi dan memasak yang mana? Ingin memilih ketan atau beras, pilihannya tersedia di Sayurbox loh. Apalagi kalau dikirim dengan biaya gratis ongkir dan langsung diantarkan ke depan pintu rumah.
http://blog.sayurbox.com/wp-content/uploads/2020/01/Banner-Blog-595x335.jpg

4. Perbedaan Warna Beras

Keduanya merupakan padi, namun jika dilihat secara jelas dalam bentuk padinya, beras dan ketan memiliki warna dan tampilan yang berbeda. Beras cenderung memiliki warna putih gading, dengan tampilan yang transparan dan bentuk yang lebih kurus dan cenderung memanjang.
Sedangkan ketan memiliki warna putih susu, dengan tampilan yang cukup solid dan bentuk yang cenderung membulat dan pendek. Memang, jika dilihat dengan mata awam akan sulit. Namun jika diteliti lebih dekat, inilah perbedaan yang menyebabkan saat ketan atau beras dimasak dan dikonsumsi memiliki sensasi yang berbeda.
http://blog.sayurbox.com/wp-content/uploads/2020/02/sayurbox-perbedaan-ketan-dan-beras-1-pexels-595x335.jpg
Sumber Gambar : Pexels
Namun, baik ketan maupun beras juga memiliki warna selain putih. Bahkan ketan juga ada yang berwarna merah ataupun hitam, namun yang lazim dikonsumsi memang yang berwarna putih. Konsep ketan berwarna putih pun seperti beras, yaitu bagian pembungkus luar sudah dilepas sehingga memunculkan warna putih.

5. Perbedaan Harga

Untuk beberapa orang mungkin hal ini cukup jelas dirasakan. Namun jika belum mengetahuinya, ketan memiliki harga yang cenderung lebih mahal dibanding beras pada umumnya. Namun, baik ketan maupun beras mudah didapatkan di pasaran karena cukup lazim untuk dikonsumsi.
Perbedaan harga juga dipengaruhi oleh permintaan dan produksi kedua jenis beras ini. Jika ingin mengonsumsi ketan, harus siap-siap merogoh kantong lebih dalam.
Ketan dan beras sama-sama lazim di Indonesia untuk dikonsumsi dalam kehidupan sehari-hari. Walaupun cukup banyak perbedaannya, namun keduanya sama-sama memiliki tempat tersendiri bagi pecinta makanan.
Bagi yang menyukai makanan manis, memang cocok mengonsumsi ketan karena lebih sering dijadikan dessert. Namun jika lebih menyukai makanan gurih, memang nasi adalah pilihan tepat karena pas untuk dihidangkan dengan banyak menu baik nusantara maupun internasional.
Jika sudah mengetahui perbedaan ketan dan beras, jadi kamu lebih menyukai ketan atau beras? Apapun yang kamu pilih, semua pilihannya bisa kamu temukan di Sayurbox!
http://blog.sayurbox.com/wp-content/uploads/2020/01/Banner-Blog-595x335.jpg