Agar Tetap Segar, ini 5 Cara Menyimpan Strawberry yang Benar

Buah strawberry yang biasa kita jumpai tumbuh di daerah pegunungan atau dataran tinggi dengan suhu sejuk seperti daerah Lembang atau Bandung dan Guci, Tegal. Si merah kecil ini menjadi idola banyak orang, selain memiliki banyak manfaat seperti menjaga kesehatan mata, mencegah penyakit kanker, dan menjaga kesehatan jantung buah ini dicintai karena praktis bisa langsung dimakan saja. Faktanya, dengan mengonsumsi strawberry yang memiliki vitamin C harian mencapai 160% kebutuhan vitamin C kamu sudah terpenuhi, lho. Jika sayurfriends ingin membuat olahan dari buah strawberry seperti jus atau smoothie, tentunya harus menjaga kualitas buah ini. Yuk, simak agar tetap segar, ini 5 cara menyimpan strawberry yang benar.

Ini cara menyimpan strawberry yang benar

http://blog.sayurbox.com/wp-content/uploads/2020/02/strawberries-3431122_1920-595x397.jpg
Cara Menyimpan Strawberry yang Benar Agar Tetap Segar. (Foto: Pixabay)

1. Pencucian Buah Strawberry

Sangat penting bahwa kamu tidak mencuci strawberry sampai kamu siap memakannya atau menggunakannya. Strawberry mirip dengan spons merah kecil, siap menyerap semua air yang bisa bersentuhan dengannya, begitu mereka menyerap air maka dengan cepat berubah menjadi bubur dan membusuk, bahkan jika kamu telah melap kering secara menyeluruh di bagian luar.

2. Penyimpanan Strawberry di Suhu Ruang

Jika kamu berencana makan atau memasak dengan strawberry dalam satu hari dan di dapur cuacanya tidak terlalu panas, kamu bisa membiarkan strawberry disimpan pada suhu ruangan. Namun, ini hanya untuk penyimpanan yang singkat, jika lebih dari semalaman, lebih baik menyimpannya, dalam hal ini kamu harus menyimpannya dengan benar.

3. Penyimpanan dengan Suhu Dingin

Suhu dingin dan tingginya insiden karbon dioksida (CO2) membantu mencegah timbulnya jamur, dan kelembaban tinggi membuat strawberry tidak layu. Simpan strawberry utuh dalam wadah tertutup di bagian kulkas yang sedekat mungkin dengan freezer. Strawberry akan mengeluarkan CO2 dan uap air, menciptakan lingkungan penyimpanan yang baik. Buah strawberry tahan disimpan hingga 10 hari.
Ingin mencoba cara menyimpan strawberry ini, Sayurfriends? Yuk, beli strawberry segar di Sayurbox dan gunakan kode voucher di bawah ini!
http://blog.sayurbox.com/wp-content/uploads/2020/01/Banner-Blog-595x335.jpg

4. Pembekuan Strawberry

Pembekuan adalah metode yang efektif untuk mengawetkan strawberry. Namun, perlu diingat bahwa kristal es akan terbentuk dalam daging stroberi, dan ketika mereka mencair, buah ini akan menjadi lunak dan mengeluarkan cairan. Strawberry beku yang dicairkan sangat baik untuk smoothie, es krim, makanan penutup yang dipanggang.
Strawberry kecil dapat dibiarkan utuh, bagi strawberry yang berukuran besar kamu dapat memotongnya menjadi dua atau empat potong. Bekukan buah strawberry, terbuka, selama dua jam. Pindahkan buah beku ke freezer atau wadah yang aman untuk freezer. Beri label dan beri tanggal pada wadah, gunakan strawberry dalam 6 bulan.

5. Pengawetan Strawberry

Mengawetkan strawberry adalah cara yang paling populer dan cara yang sangat baik untuk mengunci rasanya. Strawberry adalah buah asam alami yang tinggi, ini menjadikannya awet dengan baik. Cara ini mengharuskan kamu mencuci satu buah strawberry selama 30 detik, lalu langsung keringkan dengan serbet kertas. Strawberry lalu disimpan dalam wadah yang dilapisi serbet kertas dan jangan dituutp rapat agar udara tetap mengalir. Selanjutnya, simpan strawberry dalam lemari es.
Jadi, apakah kamu tertarik untuk menerapkan cara menyimpan strawberry ini, Sayurfriends? Yuk, beli strawberry segar di Sayurbox dan gunakan kode voucher di bawah ini!
http://blog.sayurbox.com/wp-content/uploads/2020/01/Banner-Blog-595x335.jpg