Ini Perbedaan 4 Jenis dan Rasa Beras (Putih, Merah, Hitam & Coklat)

Beras adalah salah satu bahan makanan pokok Indonesia. Bahan makanan ini merupakan salah satu sumber karbohidrat dan energi. Jenis berasa yang paling umum dikonsumsi adalah beras putih. Rasa beras ini cenderung tawar saat dimasak. Namun, selain beras putih tertanya masih ada beberapa jenis beras lainnya yang juga nikmat dan sehat untuk dijadikan makanan pokok. Beberapa jenis beras yang mulai banyak dikonsumsi adalah beras merah, hitam dan coklat. Masing-masing jenis ini memiliki perbedaan dan rasa beras tersendiri. Meski tidak jauh berbeda, namun kandungan gizi alami di dalam empat jenis beras tadi cukup beragam. Penasaran dengan keempat jenis beras ini? Yuk, simak ini perbedaan empat jenis dan rasa beras, putih, merah, hitam, dan coklat.

Ini perbedaan jenis dan rasa beras

1. Beras Putih

http://blog.sayurbox.com/wp-content/uploads/2019/09/sayurbox-perbedaan-jenis-beras-beras-putih-unsplash-595x476.jpg
Beras putih adalah beras yang paling banyak dikonsumsi di Indonesia. (Foto: Unsplash)
Beras putih adalah beras yang paling banyak dikonsumsi di Indonesia. Selain mudah didapatkan, rasa beras putih juga sangat familiar dengan lidah orang Indonesia. Jenis beras ini memiliki rasa yang cenderung lebih manis dibanding jenis beras lainnya. Oleh karena itu kandungan gula pada beras putih juga cenderung tinggi. Beras putih adalah jenis beras yang bagian sekam, kulit dan juga benihnya terlepas makanya memiliki kandungan serat yang lebih sedikit begitu juga kandungan protein, antioksidan sampai jenis vitamin dan mineral lainnya.
Selain itu, beras putih sendiri juga memiliki beberapa jenis dan biasanya dibedakan berdasarkan ukuran bulirnya. Beberapa jenis beras putih yang banyak dijual di pasaran yaitu beras putih bulir panjang, sedang, dan pendek. Jenis beras putih yang paling banyak digemari yaitu beras putih bulir pendek. Pasalnya jenis beras putih ini memiliki tekstur yang empuk dan pulen saat dimasak. Sedangkan, beras putih dengan bulir panjang cenderung keras dan pera saat diolah menjadi nasi. Beras putih dengan bulir sedang memiliki tekstur yang berada di tengah-tengah antara pera namun sedikit pulen saat dimasak.
Mengonsumsi nasi dari beras putih cenderung lebih cepat mengenyangkan dibandingkan dengan jenis beras lainnya. Pada setiap 100 gram beras putih terdapat kandungan 6,3 gram protein. Namun, kandungan serat dan zat besinya termasuk dalam kategori paling rendah dibandingkan dengan jenis beras lainnya.

2. Beras Merah

http://blog.sayurbox.com/wp-content/uploads/2019/09/sayurbox-perbedaan-jenis-beras-beras-merah-pixabay-595x476.jpg
Beras merah memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. (Foto: Pixabay)
Beras merah masuk dalam daftar jenis beras sehat yang menjadi pilihan untuk dikonsumsi jika ingin menurunkan atau menjaga berat badan. Hal ini disebabkan karena tingginya nutrisi yang dikandung oleh beras merah dibandingkan dengan beras putih. Namun, rasa beras merah cernderung tidak lebih manis dari beras putih.
Warna merah pada jenis beras ini juga menyebabkan beras merah ini tinggi akan kandungan antosianin, salah satu antioksidan yang baik untuk tubuh. Kandungan serat beras merah cenderung lebih banyak dibandingkan dengan beras putih, namun lebih sedikit dibanding beras hitam atau coklat. Dalam 100 gram beras merah terdapat 7 gram kandungan protein dan 2 gram serat.
Ingin mencoba berbagai  jenis dan rasa beras ini? Yuk, beli berbagai jenis beras berkualitas di Sayurbox!

3. Beras Hitam

http://blog.sayurbox.com/wp-content/uploads/2019/09/sayurbox-perbedaan-jenis-beras-beras-hitam-pixabay-595x476.jpg
Rasa beras hitam cenderung lebih nutty dan earthy. (Foto: Pixabay)
Beras hitam paling beda diantara beras merah dan putih, karena berasal dari jenis padi yang berbeda. Rasa beras hitam cenderung lebih nutty dan earthy. Tekstur beras hitam cenderung lebih keras dan pera dibandingkan dengan beras putih dan metah. Oleh karena itu, waktu memasak beras hitam pun cenderung lebih lama dari pada kedua jenis beras sebelumnya jika kamu ingin mendapatkan tekstur beras hitam yang lembut.
Dalam 100gr beras hitam terdapat 9,1gr protein dan termasuk yang paling banyak diantara jenis beras lainnya. Selain itu beras hitam juga mempunyai glikemik indeks yang rendah dan tinggi serat. Selain itu, beras hitam juga kaya akan antioksidan antosianin yang merupakan elemen anti-kanker.

4. Beras Coklat

http://blog.sayurbox.com/wp-content/uploads/2019/09/sayurbox-perbedaan-jenis-beras-beras-coklat-pixabay-595x476.jpg
Beras coklat mempunyai tekstur yang lebih lembut dan empuk. (Foto: Pixabay)
Jenis beras lainnya yang termasuk jarang dikonsumsi di Indonesia adalah beras coklat. Beras ini merupakan whole grain yang dilepas hanya bagian luar sekam berasnya. Beras coklat mempunyai tekstur yang lebih lembut dan empuk dibanding ketiga jenis beras lainnya. Dalam 100gr beras coklat terdapat 7,2gr protein yang juga tinggi kandungan magnesium, tiamin dan zat besi. Bahkan kandungan serat beras coklat juga tinggi sebanyak 3.2gr dalam 100gr penyajian beras coklat.
Setelah mengetahui perbedaan beras di atas, mana jenis dan rasa beras yang menjadi favorit kamu? Yuk, beli berbagai jenis beras berkualitas di Sayurbox!