10 Perbedaan Alpukat Mentega dan Biasa, Biar Gak Salah Beli

Alpukat mentega merupakan salah satu jenis alpukat yang dikenal akan daging buahnya yang lembut dan tebal. Alpukat mentega ini sendiri diketahui berasal dari benua Amerika, khususnya di kawasan Meksiko. Meskipun terlihat sama, namun ada beberapa perbedaan mendasar antara alpukat mentega dengan alpukat biasa. Simak perbedaan alpukat mentega dan biasa di bawah ini.
http://blog.sayurbox.com/wp-content/uploads/2022/08/perbedaan-alpukat-mentega-dan-biasa-595x335.jpg

1. Ketebalan Daging Buah

Dilihat dari ketebalan daging buahnya, alpukat mentega memiliki daging buah yang lebih tebal dibandingkan dengan daging buah alpukat biasa. Daging buahnya yang tebal inilah yang kemudian membuat banyak orang lebih memilih alpukat mentega dibandingkan dengan alpukat biasa. Sayurfriends sendiri lebih suka alpukat yang daging buahnya tebal atau biasa saja?

2. Tekstur Daging Buah

Alpukat mentega dan alpukat biasa juga bisa dibedakan dari tekstur daging buahnya. Alpukat mentega dikenal dengan tekstur daging buahnya yang lebih lembut, jika dibandingkan dengan alpukat biasa. Bagi Sayurfriends yang ingin mengonsumsi langsung alpukat tanpa harus mengolahnya terlebih dahulu, tentu alpukat mentega yang lembut layak untuk jadi pilihan.
Baca juga:

3. Cita Rasa

Jika bicara tentang cita rasa, alpukat mentega diketahui memiliki rasa yang lebih manis dibandingkan dengan alpukat biasa. Makanya, tanpa harus dikasih tambahan gula, sirop, cokelat, atau pemanis lainnya, alpukat mentega tetap terasa enak dan manis saat disantap. Sayurfriends bisa langsung mengonsumsinya ataupun diolah tanpa tambahan bahan apa pun.
Selain cita rasa manis, perbedaan cita rasa antara alpukat mentega dan alpukat biasa juga terletak pada tingkat kegurihannya. Jika dibandingkan dengan alpukat biasa, alpukat mentega memiliki cita rasa yang lebih gurih. Perpaduan antara cita rasa manis dan gurih ini dijamin bakal membuat Sayurfriends yang mengonsumsinya jadi ketagihan.

4. Tekstur Kulit Luar

Bagaimana biasanya tekstur kulit luar buah alpukat biasa yang sering Sayurfriends jumpai? Teksturnya cenderung sedikit kasar, bukan? Nah, berbeda dengan tekstur kulit luar alpukat biasa yang agak kasar, tekstur kulit luar alpukat mentega terbilang lebih lembut dan halus. Jadi, dengan merasakan tekstur kulit luarnya saja, Sayurfriends pasti bisa membedakannya.

5. Warna Buah Saat Matang

Perbedaan alpukat mentega dan biasa juga bisa dilihat dari warna buahnya saat sudah matang. Saat sudah matang, warna alpukat mentega akan berubah dari yang awalnya hijau menjadi kecokelatan. Sedangkan untuk alpukat biasa, perubahan warna tak menjadi tanda matang atau tidaknya buah alpukat tersebut. Ada yang masih berwarna hijau, namun ternyata sudah matang.

6. Waktu Panen

Berapa lama waktu yang dibutuhkan dari mulai penanaman hingga pohon alpukat bisa berbuah? Untuk alpukat mentega, dibutuhkan waktu rata-rata selama 3 hingga 4 tahun. Bahkan, jika memperoleh perawatan maksimal, dibutuhkan waktu hanya 2 hingga 3 tahun saja. Durasi waktu ini lebih cepat jika dibandingkan dengan durasi waktu yang dibutuhkan oleh alpukat biasa.
Jika dilihat dari waktu panennya, alpukat mentega bisa lebih sering dipanen dalam setahun, dibandingkan dengan alpukat biasa. Dalam jangka waktu setahun, alpukat mentega bisa dipanen hingga 2 kali banyaknya. Sedangkan untuk alpukat biasa, butuh waktu lebih lama untuk kemudian bisa dipanen buahnya.
Kemampuan alpukat mentega untuk berbuah sepanjang tahun ini, membuat alpukat mentega banyak dilirik untuk ditanam, kemudian hasilnya dijual. Buah alpukat yang selalu ada, tentu akan membuat para penjualnya memperoleh keuntungan yang lebih banyak, jika dibandingkan dengan menjual buah alpukat biasa yang masa panennya lebih sedikit dibanding alpukat mentega.

7. Kondisi Buah

Bicara tentang kondisi buah, tepatnya ketahanan daging buahnya, bisa dibilang alpukat mentega bisa tahan lebih lama dan tak mudah busuk dibandingkan alpukat biasa. Mengapa alpukat mentega ini bisa tak mudah busuk? Alasannya adalah karena daging buahnya yang tebal, di mana teksturnya tersebut solid dan tidak mengandung banyak air.

8. Proses Penanaman

Bicara tentang proses penanaman, alpukat mentega cenderung lebih mudah untuk ditanam dibandingkan dengan alpukat biasa. Sayurfriends bisa menanam alpukat mentega di tekstur tanah apa pun, tak terkecuali di tanah halaman depan atau belakang rumah. Dengan begini, maka Sayurfriends tak perlu mengondisikan tanah sedemikian rupa untuk menanam alpukat mentega tersebut.
Proses penanaman yang cenderung mudah, membuat Sayurfriends bahkan bisa menanam alpukat mentega dengan cara budidaya tabulampot. Alpukat mentega sendiri diketahui bisa tumbuh dengan baik di suhu udara 15 hingga 30 derajat Celsius, dengan curah hujan dari 5 hingga 6 bulan basah.
Baca juga:

9. Ketahanan Akan Hama

Perbedaan antara alpukat mentega dengan alpukat biasa juga bisa dilihat dari ketahanannya akan hama. Alpukat mentega diketahui mengandung enzim antiprotease, yakni enzim yang membuat ulat menjadi tidak suka dengan pohon alpukat mentega tersebut. Alhasil, kemungkinan untuk berhasil memanen alpukat mentega jadi lebih besar dibandingkan dengan alpukat biasa.

10. Harga yang Lebih Mahal

Melihat dari semua kelebihan yang dimiliki oleh alpukat mentega, tak mengherankan jika jenis alpukat satu ini dijual dengan harga yang lebih mahal dibandingkan dengan buah alpukat biasa. Meskipun harganya lebih mahal, Sayurfriends dijamin akan merasa lebih puas mengonsumsinya, karena memang kualitas buahnya yang bagus.
Itulah tadi perbedaan alpukat mentega dan biasa, dilihat dari berbagai aspek seperti daging buah, tekstur, masa panen, hingga harganya. Bagi Sayurfriends yang ingin membeli buah alpukat yang manis tanpa harus diberi tambahan apapun, serta rasanya gurih, maka alpukat mentega layak untuk jadi pilihan. Menanamnya pun mudah, bisa dilakukan di halaman rumah.
Ikuti Kami
Download Sayurbox App
Google Play
App Store
Copyright © 2022, Sayurbox